katan-ikatan berikut adalah ikatan
intramolekul yang mengikat atom-atom bersama menjadi
molekul.
Dalam pandangan yang sederhana dan terlokalisasikan, jumlah elektron
yang berpartisipasi dalam suatu ikatan biasanya merupakan perkalian dari
dua, empat, atau enam. Jumlah yang berangka genap umumnya dijumpai
karena elektron akan memiliki keadaan energi yang lebih rendah jika
berpasangan. Teori-teori ikatan yang lebih canggih menunjukkan bahwa
kekuatan ikatan
tidaklah selalu berupa angka bulat dan tergantung pada distribusi
elektron pada setiap atom yang terlibat dalam sebuah ikatan. Sebagai
contohnya, karbon-karbon dalam senyawa
benzena dihubungkan satu sama lain oleh ikatan 1.5 dan dua atom dalam
nitrogen monoksida NO dihubungkan oleh ikatan 2,5. Keberadaan
ikatan rangkap empat juga diketahui dengan baik. Jenis-jenis ikatan kuat bergantung pada perbedaan
elektronegativitas
dan distribusi orbital elektron yang tertarik pada suatu atom yang
terlibat dalam ikatan. Semakin besar perbedaan elektronegativitasnya,
semakin besar elektron-elektron tersebut tertarik pada atom yang berikat
dan semakin bersifat ion pula ikatan tersebut. Semakin kecil perbedaan
elektronegativitasnya, semakin bersifat kovalen ikatan tersebut.
- REDIRECT Nama halaman tujuan
Ikatan kovalenArtikel utama untuk bagian ini adalah: Ikatan kovalen
Ikatan kovalen adalah ikatan yang umumnya sering dijumpai, yaitu
ikatan yang perbedaan elektronegativitas (negatif dan positif) di antara
atom-atom yang berikat sangatlah kecil atau hampir tidak ada.
Ikatan-ikatan yang terdapat pada kebanyakan
senyawa organik dapat dikatakan sebagai ikatan kovalen. Lihat pula
ikatan sigma dan
ikatan pi untuk penjelasan LCAO terhadap jenis ikatan ini.
Ikatan polar kovalen
Ikatan polar kovalen merupakan ikatan yang sifat-sifatnya berada di antara ikatan kovalen dan ikatan ion.
Ikatan ion
Ikatan ion merupakan sejenis interaksi elektrostatik antara dua atom
yang memiliki perbedaan elektronegativitas yang besar. Tidaklah terdapat
nilai-nilai yang pasti yang membedakan ikatan ion dan ikatan kovalen,
namun perbedaan elektronegativitas yang lebih besar dari 2,0 bisanya
disebut ikatan ion, sedangkan perbedaan yang lebih kecil dari 1,5
biasanya disebut ikatan kovalen.
[3] Ikatan ion menghasilkan ion-ion positif dan negatif yang berpisah. Muatan-muatan ion ini umumnya berkisar antara -3
e sampai dengan +3
e.
Ikatan kovalen koordinat
Ikatan kovalen koordinat, kadangkala disebut sebagai ikatan datif,
adalah sejenis ikatan kovalen yang keseluruhan elektron-elektron
ikatannya hanya berasal dari salah satu atom, penderma pasangan
elektron, ataupun basa Lewis. Konsep ini mulai ditinggalkan oleh para
kimiawan seiring dengan berkembangnya teori orbital molekul. Contoh
ikatan kovalen koordinat terjadi pada
nitron dan
ammonia borana.
Susunan ikatan ini berbeda dengan ikatan ion pada perbedaan
elektronegativitasnya yang kecil, sehingga menghasilkan ikatan yang
kovalen. Ikatan ini biasanya ditandai dengan tanda panah. Ujung panah
ini menunjuk pada akseptor elektron atau asam Lewis dan ekor panah
menunjuk pada penderma elektron atau basa Lewis